Posts

Dasar Pemahaman Teologi Feminis

Image
             Pada pertemuan sebelumnya kami belajar dari teori feminis esensialisme ( Helena Cixous ), dimana dari pertemuan tersebut saya mendapatkan banyak pandangan baru mengenai perbedaan laki-laki dan perempuan yang dilihat dan ditinjau dari sifat biologis ataupun alamiah dari manusia. Kemudian pada pertemuan ke-5 saat ini, kami belajar pandangan-pandangan baru dari feminis konstraktivisme dan feminis Strategi Esensialis. Dimulai dari feminis konstraktivsme yang mempunyai tokoh terkenal, yakni Judith Butler yang sangat menentang teori feminis esensialisme dari Cixous, Butler mengatakan bahwa gender, seks dan perempuan bukanlah merupakan fakta-fakta natural, ataupun ciri-ciri esensial/universal dari seseorang melainkan merupakan akibat dari dinamika hasil kebudayaan dan  kesepakatan bersama, sehingga menjadi perempuan atau menjadi laki-laki bukan merupakan faktor biologis.

Refleksi Teori Feminis :)

Image
                             Pada pertemuan kali ini kami diperlihatkan video orang Bali “Tempoe Doloe” yang mana pada saat itu orang-orang Bali melakukan aktifitasnya dengan bertelanjang dada, tanpa terkecuali perempuan. Hal yang lumrah terjadi saat itu, yakni tidak adanya rasa risih ataupun rasa malu dari pihak perempuan ketika menunjukkan dirinya dalam kehidupan nyata. Hal itu kita bisa pahami, karena pada saat itu kolonialisme belum masuk di dalam kehidupan orang Indonesia yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan yang sejati , mengapa saya katakan seperti itu? Oleh karena perempuan “Bali Tempoe Doloe” yang tidak memakai busana saat itu dalam melakukan aktifitas, bukan untuk ‘memamerkan’ kepada kaum Adam kemolekan tubuh mereka, tetapi jauh daripada itu kaum perempuan di Bali saat itu melihat bahwa sebagai seorang perempuan kita sa...

Sejarah Gerakan Feminisme (Suatu Refleksi)

Image
          Pada pertemuan kedua ini, kami belajar bersama tentang sejarah gerakan feminisme dan juga aliran-aliran feminisme. Dalam penyampaian yang disampaikan oleh Ibu Ira Mangililo, Ph.D tentang pentingnya kesadaran gender di dalam masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga, itu merupakan hal yang sangat berdampak bagi kehidupan kita selanjutnya. Kehidupan yang saling menghargai, mendukung, menopang, dsb. Bukan kehidupan yang saling menjatuhkan, karena merasa dirinya yang paling tinggi daripada yang lain (budaya patriaki). Dalam perkuliahan ini, kami sebagai mahasiswa diajak berefleksi terlebih dahulu dari video ‘laki-laki yang mencoba merasakan sakitnya ketika melahirkan seorang anak’. Memang hal tersebut dapat dilihat sebagai suatu lelucon, tetapi jika maknanya diangkat lebih dalam maka saya juga turut merasakan seorang perempuan dengan begitu menderitanya selama kurang lebih 9 bulan mengandung seorang anak, bahkan ketika mau ...

Studi Gender "Suatu Proses Menuju Keadilan dan Kesetaraan Gender"

Image
                       Pada pertemuan pertama kuliah Studi Gender dengan dosen Ibu Ira Mangililo, Ph.D, saya mengetahui dengan sungguh perbedaan antara jenis kelamin dan gender itu sendiri. Dalam hal ini saya belajar hal yang baru bahwa setiap orang dilahirkan dengan jenis kelamin yang memang menjadi tabiat dari seseorang yang tidak dapat diubah, tetapi gender merupakan sesuatu yang muncul dari berbagai faktor, bahkan dalam pertemuan yang pertama ini saya merasa terkejut melihat seorang anak yang berjenis kelamin laki-laki tetapi sejak kecil bertingkah laku, bahkan mengubah total dirinya menjadi seorang anak perempuan. Hal tersebut jika dilihat dari budaya ‘lokal atau budaya di Indonesia secara umum’ bahwa anak itu dianggap tidak ‘normal’ karena telah melakukan suatu kebiasaan yang sangat berbeda dengan manusia pada umumnya yang hanya berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Hal yang menarik yang...

HIDUP BUTUH BENCANA !!

Image
Loh kenapa bisa dalam hidup butuh bencana? Bukankah bencana merupakan sesuatu yang menakutkan? Bukankah bencana merupakan sesuatu yang membuat kacau hidup ini!? Dalam kehidupan ini kapan biasanya kita peduli kepada orang lain? Ketika kita telah jatuh dan hampir tidak bisa bangkit lagi.   Di dunia pendidikan kapan kita merasakan dan pada akhirnya tekun belajar? Ketika kita hampir tidak lulus, dan mendapat nilai-nilai yang tidak memuaskan. Kapan biasanya kita berdoa? Ketika kehidupan mulai terombang-ambing dan merasakan kesengsaraan yang mendalam. Tak ada satu pun orang dalam hidup ini yang tidak pernah mengalami kegagalan dan bencana dalam hidup, memang betul dan sangatlah benar jika dikatakan kegagalan itu menyakitkan namun pada saat itulah kita dididik. Kemudian kita dapat menyadari bahwa “bencana” merupakan suatu titik balik dalam kehidupan, juga merupakan batu loncat yang harus direalisasikan dalam kehidupan nyata. Hidup perlu suatu pertumbuhan dan perkembangan, jika ki...

Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik dan Berkualitas (ditinjau dari sila ke-3 Persatuan Indonesia)

Tidak dapat disangkali bahwa kehidupan saat ini dengan segala perkembangannya, tidak bisa lepas dari yang namanya Listrik. Mulai dari kehidupan masyarakat pedesaan hingga masyarakat yang tinggal di daerah kota, 'listrik yang menjadikan kehidupan lebih baik' itu motto dari PLN  dan saya menambahkan dengan kehidupan yang berkualitas. Tujuan penulisan blog  ini untuk menyadarkan kepada kita selaku masyarakat Indonesia agar mempunyai suatu Visi yang jelas untuk membangun bersama Negara ini. Saya saat ini kuliah di UKSW Salatiga dan saya merasakan bahwa tanpa PLN , pendidikan maupun kesehatan akan macet dan sulit untuk berjalan dengan baik, negara akan maju ketika aspek pendidikan dan kesehatan berjalan dengan baik. IdeKU Untuk PLN , yakni dengan membangun kerjasama dalam bidang penelitian dalam aras Universitas, melalui penelitian yang dilakukan dengan berbagai interdisipliner ilmu yang ada di Universitas, mulai dari ilmu sosial yang sangat mempengaruhi pola kehidupan bermasyarak...

Masa Depan Bisa Dibeli??

Image
Hal yang mengejutkan di dalam hidup saya ketika sedang merenung dan merefleksikan kehidupan yang telah saya lalui. Ternyata semua hal dalam hidup ini mempunyai harga $$$, tak ada yang gratis. Detik demi detik, tahun berganti tahun semakin lama harga dalam kehidupan ini semakin mahal... Sontak saya merasakan pergumulan orang-orang yang merasa life is not fair , karena benar dalam hidup ini tanpa disadari teori hukum rimba itu berlaku, siapa yang kuat dia yang menang, dan yang kalah akan terus kalah dan semakin terpinggirkan. Apakah memang benar yang kuat dia yang menang? Jika dilihat dari sudut pandang lain yang mengatakan "Bukan yang terkuat yang mampu bertahan, melainkan yang paling adaptif dalam merespon perubahan," begitu penjelasan teori survival of the fittest yang dibangun oleh Charles Darwin (1809-1882).  Terasa mudah memang jika mengatakan bahwa hidup ini Tuhan yang atur, Tuhan sudah mempunyai rencana yang indah, Tuhan sudah mempunyai rancangan damai sejahtera bu...